CAPB atau Cocamidopropyl Betaine adalah surfaktan amphoteric yang banyak digunakan dalam sabun cair, shampoo, hand wash, body wash, dan berbagai produk pembersih. Di pasar, bahan ini juga umumnya dikenal dengan nama Amphitol.

Salah satu fungsi CAPB yang paling dikenal adalah sebagai foam booster, yaitu membantu meningkatkan jumlah, kestabilan, dan kualitas busa dalam formulasi.

CAPB biasanya tidak digunakan sebagai surfaktan utama. Bahan ini lebih sering dikombinasikan dengan surfaktan anionik seperti SLES 70% atau sistem surfaktan lainnya.

Dalam kombinasi tersebut, CAPB dapat membantu:

  • meningkatkan volume busa;
  • membuat busa terasa lebih padat dan stabil;
  • membantu mempertahankan busa selama pemakaian;
  • memperbaiki karakter busa agar terasa lebih lembut;
  • membantu mengurangi karakter terlalu keras dari beberapa surfaktan anionik.

Karena itu, kombinasi SLES + CAPB sangat umum ditemukan pada formulasi sabun cair dan produk personal care.

Selain meningkatkan busa, CAPB juga berfungsi sebagai co-surfactant. Dalam formulasi tertentu, CAPB dapat membantu memperbaiki mildness, kompatibilitas antar-surfaktan, dan respons viskositas produk. Efek akhirnya tetap tergantung pada komposisi formula, kadar aktif surfaktan, elektrolit, pH, fragrance, dan bahan lain yang digunakan.

CAPB sering dibandingkan dengan CDEA (Cocamide DEA), tetapi keduanya bukan bahan yang sama.

Secara singkat:

  • CAPB adalah surfaktan amphoteric yang membantu busa, mildness, dan keseimbangan sistem surfaktan;
  • CDEA lebih dikenal sebagai bahan pendamping untuk foam stabilizer dan pengental dalam beberapa formulasi;
  • CAPB umumnya dipilih saat formulator ingin karakter busa yang lebih lembut dan sistem yang lebih mild, sedangkan CDEA lebih sering dilihat dari kontribusinya pada stabilitas busa dan viskositas.

Karena itu, walaupun sama-sama sering dipakai dalam sabun cair, fungsi praktis CAPB dan CDEA tetap berbeda.

Tidak ada satu dosis yang cocok untuk semua formulasi. Formulator biasanya menentukan penggunaan CAPB berdasarkan target busa, kelembutan, viskositas, dan total active matter dari sistem surfaktan. Untuk formulasi sederhana, CAPB dapat mulai diuji dalam jumlah moderat sebagai pendamping surfaktan utama, lalu disesuaikan melalui trial formulasi.