Asam nitrat 68% atau Nitric Acid 68% merupakan salah satu asam kuat yang banyak digunakan dalam berbagai proses industri dan laboratorium. Selain bersifat sangat asam, bahan kimia dengan rumus HNO₃ ini juga bertindak sebagai oksidator kuat.
Karena sifat tersebut, asam nitrat memiliki fungsi yang cukup luas. Misalnya, industri menggunakannya untuk pengolahan logam, pembuatan senyawa nitrat, proses etching, serta berbagai kebutuhan manufaktur.
Namun, asam nitrat juga termasuk bahan yang sangat korosif. Oleh karena itu, pengguna harus memahami sifat, fungsi, dan risiko bahan ini sebelum menggunakannya.
Apa Itu Asam Nitrat 68%?
Asam nitrat adalah senyawa anorganik dengan rumus HNO₃. Dalam kondisi tertentu, cairannya tampak bening atau sedikit kekuningan.
Istilah asam nitrat 68% berarti larutan tersebut mengandung sekitar 68% HNO₃ dan sisanya terutama berupa air.
Konsentrasi sekitar 68% umum dijumpai di pasaran. Hal ini berkaitan dengan sifat campuran antara nitric acid dan air yang membentuk azeotrop pada kisaran tersebut.
Secara umum, asam nitrat 68% memiliki karakter berikut:
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| Nama kimia | Asam Nitrat / Nitric Acid |
| Rumus kimia | HNO₃ |
| Konsentrasi | Sekitar 68% |
| Bentuk | Cair |
| Sifat utama | Asam kuat |
| Karakter tambahan | Oksidator kuat |
| Risiko utama | Sangat korosif |
Apa Fungsi Asam Nitrat 68%?
Asam nitrat 68% memiliki beberapa fungsi penting. Selain itu, karakter oksidatifnya membuat bahan ini berbeda dari banyak asam mineral lainnya.
Berikut beberapa kegunaannya.
1. Bahan Baku Kimia
Industri kimia menggunakan asam nitrat sebagai bahan baku untuk menghasilkan berbagai senyawa.
Sebagai contoh, nitric acid berperan dalam pembuatan senyawa nitrat dan beberapa intermediate kimia. Selain itu, produsen pupuk juga menggunakan nitric acid dalam proses tertentu.
Karena itu, asam nitrat menjadi salah satu bahan penting dalam rantai produksi kimia.
2. Pengolahan Logam
Asam nitrat juga digunakan dalam berbagai proses pengolahan logam.
Misalnya, beberapa proses memanfaatkannya untuk:
- membersihkan permukaan logam;
- membantu surface treatment;
- melakukan etching tertentu;
- menghilangkan kontaminan tertentu.
Namun, tidak semua logam bereaksi dengan cara yang sama. Oleh sebab itu, pengguna harus mempertimbangkan jenis logam, konsentrasi, suhu, dan waktu kontak.
3. Treatment Stainless Steel
Pada stainless steel, nitric acid dapat digunakan dalam proses surface treatment tertentu.
Salah satu aplikasi yang dikenal adalah passivation. Proses ini membantu memperbaiki kondisi permukaan stainless steel agar lebih tahan terhadap korosi.
Meski demikian, tidak semua proses passivation menggunakan nitric acid. Selain nitric acid, industri juga dapat memakai sistem kimia lain.
Karena itu, pemilihan metode harus mengikuti jenis stainless steel, kondisi permukaan, serta standar proses yang digunakan.
4. Proses Etching
Asam nitrat juga dapat berperan dalam proses etching.
Etching merupakan proses pengikisan atau perlakuan permukaan material menggunakan bahan kimia. Dalam praktiknya, proses ini dapat digunakan pada logam, manufaktur, dan beberapa aplikasi elektronik.
Namun, proses etching membutuhkan kontrol yang baik. Sebab, perubahan kecil pada konsentrasi atau waktu kontak dapat memengaruhi hasil akhir.
5. Berbagai Proses Industri
Selain aplikasi di atas, asam nitrat juga digunakan dalam beberapa proses manufaktur.
Contohnya:
- chemical processing;
- oxidation process;
- surface preparation;
- produksi senyawa kimia tertentu;
- proses sintesis kimia.
Dengan demikian, fungsi asam nitrat tidak terbatas pada satu sektor saja.
Mengapa Asam Nitrat Banyak Dijual pada Konsentrasi 68%?
Banyak orang bertanya mengapa nitric acid sering dijual pada konsentrasi sekitar 68%.
Alasannya berkaitan dengan sifat campuran nitric acid dan air. Pada tekanan atmosfer, campuran tersebut membentuk azeotrop di sekitar konsentrasi 68%.
Akibatnya, produsen lebih mudah menyediakan nitric acid pada kisaran konsentrasi tersebut dibandingkan konsentrasi yang jauh lebih tinggi.
Karena itu, Nitric Acid 68% menjadi salah satu bentuk yang umum di pasar.
Apakah Asam Nitrat 68% Bisa Diencerkan?
Secara kimia, asam nitrat dapat diencerkan menggunakan air.
Namun, proses pengenceran menghasilkan panas. Oleh karena itu, pengguna tidak boleh melakukannya secara sembarangan.
Kesalahan saat pengenceran dapat menyebabkan:
- kenaikan suhu;
- percikan;
- pelepasan uap;
- kerusakan wadah;
- cedera serius.
Karena itu, proses pengenceran harus mengikuti SOP yang sesuai dan menggunakan peralatan yang kompatibel.
Apakah Asam Nitrat 68% Berbahaya?
Ya. Asam nitrat 68% termasuk bahan kimia yang sangat korosif.
Paparan dapat menyebabkan:
- luka bakar pada kulit;
- kerusakan mata;
- iritasi saluran pernapasan;
- kerusakan jaringan.
Selain itu, nitric acid juga merupakan oksidator kuat. Karena itu, bahan ini dapat bereaksi keras dengan beberapa material.
Pengguna harus selalu membaca Safety Data Sheet atau SDS sebelum menangani produk.
Bahan yang Tidak Boleh Dicampur Sembarangan dengan Asam Nitrat
Asam nitrat dapat bereaksi dengan berbagai bahan.
Secara umum, pengguna harus menjauhkannya dari:
- bahan organik tertentu;
- reducing agent;
- bahan mudah terbakar;
- beberapa jenis logam;
- basa kuat;
- bahan yang tidak kompatibel.
Selain itu, pengguna sebaiknya tidak mencampur nitric acid dengan bahan lain tanpa dasar teknis yang jelas.
Dengan demikian, risiko reaksi berbahaya dapat dikurangi.
Cara Menyimpan Asam Nitrat
Penyimpanan asam nitrat memerlukan perhatian khusus.
Beberapa prinsip umum antara lain:
- gunakan wadah yang kompatibel;
- simpan di tempat sejuk;
- pastikan ventilasi memadai;
- jauhkan dari panas;
- pisahkan dari bahan yang tidak kompatibel;
- ikuti petunjuk pada SDS.
Selain itu, area penyimpanan sebaiknya memiliki sistem penanganan tumpahan yang sesuai.
Apakah Asam Nitrat Sama dengan Asam Klorida?
Tidak.
Walaupun sama-sama tergolong asam kuat, karakter keduanya berbeda.
| Bahan | Karakter Umum |
|---|---|
| Asam Nitrat | Asam kuat dan oksidator kuat |
| Asam Klorida | Asam kuat berbasis chloride |
| Asam Sulfat | Asam kuat dengan karakter dehidrasi pada kondisi tertentu |
| Asam Fosfat | Asam yang relatif lebih lemah |
Karena itu, satu jenis asam tidak selalu dapat menggantikan jenis lainnya.
Sebagai contoh, proses yang membutuhkan karakter oksidatif nitric acid belum tentu bisa menggunakan hydrochloric acid sebagai pengganti.
Kesimpulan
Asam Nitrat 68% atau Nitric Acid 68% merupakan asam kuat dengan rumus kimia HNO₃.
Bahan ini juga bersifat sebagai oksidator kuat. Karena itu, berbagai industri menggunakannya untuk:
- pengolahan logam;
- surface treatment;
- etching;
- pembuatan senyawa nitrat;
- bahan baku kimia;
- berbagai proses manufaktur.
Selain itu, konsentrasi sekitar 68% umum dijual karena berkaitan dengan sifat azeotrop campuran nitric acid dan air.
Namun, asam nitrat sangat korosif dan reaktif. Oleh karena itu, pengguna harus mengikuti SDS, menggunakan peralatan yang sesuai, dan menerapkan prosedur keselamatan yang benar.
FAQ Asam Nitrat 68%
Apa fungsi Asam Nitrat 68%?
Asam Nitrat 68% digunakan untuk pengolahan logam, surface treatment, etching, pembuatan senyawa nitrat, bahan baku kimia, dan berbagai proses industri.
Apa rumus kimia Asam Nitrat?
Rumus kimia asam nitrat adalah HNO₃.
Mengapa Asam Nitrat biasanya 68%?
Campuran nitric acid dan air membentuk azeotrop di sekitar konsentrasi 68%. Karena itu, konsentrasi tersebut umum diproduksi dan dipasarkan.
Apakah Asam Nitrat 68% berbahaya?
Ya. Asam Nitrat 68% sangat korosif dan dapat menyebabkan luka bakar, kerusakan mata, serta gangguan pernapasan.
Apakah Asam Nitrat bisa digunakan untuk membersihkan logam?
Dalam beberapa aplikasi, bisa. Namun, pengguna harus menyesuaikan jenis logam, konsentrasi, suhu, dan waktu kontak.
Apakah Asam Nitrat bisa diencerkan?
Bisa, tetapi proses pengencerannya menghasilkan panas. Oleh karena itu, pengguna harus mengikuti prosedur yang benar.
Apakah Asam Nitrat sama dengan HCl?
Tidak. Keduanya sama-sama asam kuat, tetapi nitric acid memiliki sifat oksidator yang lebih kuat.

