Perawatan kolam renang bukan hanya soal menjaga air tetap terlihat jernih. Kondisi air juga perlu dijaga agar tetap higienis, tidak mudah berlumut, nyaman digunakan, dan tidak merusak peralatan kolam.

Beberapa bahan kimia yang umum digunakan antara lain TCCA, kaporit, Soda Ash, PAC, bahan penurun pH, dan algisida. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.

1. TCCA 90%

TCCA atau Trichloroisocyanuric Acid merupakan sumber klorin yang banyak digunakan untuk sanitasi kolam renang.

Fungsi utamanya adalah membantu mengendalikan bakteri, mikroorganisme, dan pertumbuhan alga.

TCCA tersedia dalam beberapa bentuk:

  • TCCA Granule: praktis untuk penambahan klorin dan maintenance.
  • TCCA Powder: lebih halus dan mudah didispersikan.
  • TCCA Tablet 200 g: larut perlahan dan biasa digunakan melalui floating dispenser atau chlorinator.

TCCA juga termasuk stabilized chlorine, sehingga cocok untuk banyak kolam outdoor yang terkena sinar matahari.

2. Kaporit atau Calcium Hypochlorite

Calcium Hypochlorite atau kaporit juga merupakan sumber klorin untuk desinfeksi air kolam.

Berbeda dengan TCCA, kaporit tidak menambahkan Cyanuric Acid atau CYA ke dalam air.

Namun karena mengandung kalsium, penggunaan dalam jangka panjang perlu memperhatikan calcium hardness agar tidak meningkatkan risiko pembentukan kerak.

Pemilihan antara TCCA dan kaporit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi air dan sistem treatment kolam.

3. Soda Ash

Soda Ash atau Sodium Carbonate digunakan untuk menaikkan pH air kolam.

Jika pH terlalu rendah, air dapat menjadi lebih korosif terhadap komponen kolam.

Target pH kolam umumnya berada sekitar:

pH 7,2–7,6

Karena itu, Soda Ash sebaiknya digunakan berdasarkan hasil pengukuran pH, bukan hanya berdasarkan kondisi visual air.

4. Bahan Penurun pH

Jika pH air terlalu tinggi, dapat digunakan bahan seperti Sodium Bisulfate (Dry Acid) atau bahan penurun pH lain yang sesuai.

pH yang terlalu tinggi dapat membuat chlorine bekerja kurang efektif serta meningkatkan risiko air keruh dan pembentukan kerak.

Bahan penurun pH tidak boleh dicampurkan langsung dengan chlorine.

5. PAC untuk Menjernihkan Air

PAC atau Polyaluminium Chloride digunakan ketika air kolam keruh akibat banyak partikel halus.

PAC membantu menggabungkan partikel kecil menjadi flok yang lebih besar sehingga lebih mudah difilter atau diendapkan.

Pada treatment tertentu, endapan kemudian dibuang melalui proses vacuum to waste.

PAC bukan desinfektan dan tidak menggantikan fungsi chlorine.

6. Copper Sulfate atau Terusi

Copper Sulfate dapat digunakan sebagai algisida tambahan untuk membantu mengendalikan pertumbuhan alga.

Namun penggunaannya harus terukur.

Copper sulfate bukan bahan utama sanitasi kolam dan sebaiknya tidak digunakan hanya untuk membuat air terlihat lebih biru karena penggunaan berlebihan dapat menyebabkan masalah pada permukaan kolam.

Ringkasan Fungsi Bahan Kimia Kolam

Bahan KimiaFungsi Utama
TCCA 90%Sanitasi dan sumber chlorine
KaporitSanitasi dan sumber chlorine
Soda AshMenaikkan pH
Dry Acid / AcidMenurunkan pH
PACMembantu menjernihkan air
Copper SulfateAlgisida tambahan

Urutan Dasar Perawatan Kolam

Secara sederhana, perawatan kolam dapat dimulai dengan:

1. Test air → 2. Atur pH → 3. Atur kadar chlorine → 4. Jalankan filtrasi → 5. Gunakan PAC bila diperlukan → 6. Test ulang.

Dosis setiap bahan tidak dapat disamaratakan karena tergantung pada volume kolam, kondisi air, kadar chlorine awal, pH, jumlah pengguna, serta jenis bahan kimia yang digunakan.

Karena itu, gunakan test kit dan ikuti petunjuk penggunaan masing-masing produk.

Jangan Mencampur Bahan Kimia Secara Langsung

TCCA, kaporit, acid, Soda Ash, dan bahan kimia kolam lainnya jangan dicampurkan langsung dalam satu wadah dalam kondisi pekat.

Gunakan alat pelindung diri, simpan bahan secara terpisah, dan ikuti petunjuk pada label serta SDS.

Memilih Bahan Kimia Kolam Renang

Tidak ada satu bahan yang dapat menyelesaikan semua masalah air kolam.

Chlorine menangani sanitasi, Soda Ash dan acid mengatur pH, sementara PAC membantu menangani kejernihan.

Memahami fungsi masing-masing bahan akan membuat treatment lebih efektif sekaligus menghindari penggunaan bahan kimia secara berlebihan.

Solusi Kimia Nusantara menyediakan kebutuhan bahan kimia kolam renang seperti TCCA 90% Granule, Powder dan Tablet, Kaporit, Soda Ash, serta PAC dalam berbagai pilihan kemasan untuk kebutuhan pribadi, usaha, kontraktor kolam, hotel, dan fasilitas komersial.